Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) telah sukses melakukan penanaman calon pohon induk pada Kamis, 9 Januari 2020. Penanaman calon pohon induk PPKS dilakukan di Kebun Sei Aek Pancur, Deli Serdang, dengan luas areal mencapai 8,92 Ha. Calon pohon induk yang ditanam berupa bibit berumur sekitar 12 bulan yang diambil dari pembibitan PPKS Marihat. Bibit tersebut terdiri dari 6 nomor persilangan dengan jumlah bibit sebanyak 1.315. Kegiatan dibuka oleh Direktur PPKS, Dr. M. Edwin Syahputra Lubis, General Manajer Satuan Unit Strategis (SUS) Bahan Tanaman, Dr. Suroso Rahutomo, dan jajaran manajemen lainnya. Sekitar 150 orang karyawan/karyawati PPKS juga turun lapangan dalam kegiatan ini. Kegiatan penanaman dimulai pada pukul 07.30 WIB dan selesai pada pukul 14.00 WIB.

Direktur PPKS, Dr. M. Edwin Syahputra Lubis, beserta jajaran manajemen dalam kegiatan penanaman calon pohon induk PPKS di Kebun Sei Aek Pancur, Deli Serdang

Penanaman calon pohon induk di Kebun Sei Aek Pancur ini menggunakan metode big hole untuk mencegah penyebaran penyakit Ganoderma. Kegiatan penanaman diawali dengan membuat lubang tanam kecil yang ditaburi dengan pupuk Rock Phospate dan pupuk organik produksi PPKS, Bioneensis. Selanjutnya bibit didistribusikan dan ditanam di setiap lubang tanam sesuai dengan peta rencana penanaman.

Calon pohon induk yang ditanam merupakan pohon kelapa sawit jenis dura yang akan digunakan sebagai pohon sumber benih varietas komersial PPKS. Pohon-pohon tersebut akan dirawat sesuai SOP yang berlaku, dan diamati perkembangan vegetatif serta generatifnya. Seleksi akan dilakukan berdasarkan data pengamatan dan analisis tandannya. Pohon-pohon terpilih akan ditetapkan sebagai pohon induk sumber benih varietas unggul kelapa sawit PPKS.

Translate »