Memorandum of Understanding (MoU) antara Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) dan Wikimedia Indonesia telah ditandatangani pada Selasa, 11 Juni 2019. Kerja sama ini terkait publikasi koleksi buku tua yang dimiliki PPKS, salah satunya merupakan dokumen laporan Mededeelingen van het Algemeen Proefstation der A.V.R.O.S. Acara penandatangan MoU tersebut dihadiri oleh Dr. Iman Yani Harahap (Direktur PPKS), para peneliti PPKS, dan perwakilan Wikimedia Indonesia, yaitu Biyanto Rebin, Ketua Umum Wikimedia Indonesia, Rachmat Wahidi, dan Hardiansyah. Turut hadir pula Dr. Suprayitno, Ketua Program Studi S2 Ilmu Sejarah Universitas Sumatera Utara (USU), untuk mempresentasikan pentingnya koleksi buku PPKS dalam studi sejarah.

Selama ini, koleksi buku-buku tua PPKS dengan kondisinya yang sudah rapuh dan gampang rusak menyebabkan buku-buku tersebut hanya menjadi pajangan dan koleksi perpustakaan. Suhu di ruangan penyimpanan buku juga harus diatur setiap hari agar buku tidak cepat lapuk. Padahal, banyak informasi penting, seperti laporan statistik kegiatan penelitian masa lalu, yang belum diketahui oleh banyak orang. Dr. Suprayitno mengatakan, koleksi buku tua di PPKS merupakan sumber sejarah yang sangat penting dan utama bagi riset sejarah di Sumatera Utara. Agar informasi-informasi tersebut dapat diakses lebih banyak orang, perpustakaan PPKS berinisiatif untuk memindai lembaran bukunya dan disimpan dalam bentuk portable document format (pdf). File dalam bentuk pdf inilah yang akan diterbitkan oleh Wikimedia Indonesia secara digital. Hal ini sekaligus memperkuat peran PPKS sebagai sumber referensi penelitian, tidak hanya tentang kelapa sawit, tetapi juga sejarah penelitian perkebunan dalam 1 abad terakhir.

Penandatanganan MoU oleh Direktur PPKS, Dr. Iman Yani Harahap dan Ketua Umum Wikimedia Indonesia, Biyanto Rebin

Penandatanganan MoU oleh Direktur PPKS, Dr. Iman Yani Harahap dan Ketua Umum Wikimedia Indonesia, Biyanto Rebin

Wikimedia Indonesia merupakan mitra lokal dari Wikimedia Foundation, pengelola situs populer dunia, seperti Wikipedia, yang dimulai sejak 2012. Rachmat Wahidi menjelaskan, terbentuknya Wikimedia Indonesia dilatarbelakangi konten informasi dengan Bahasa Indonesia di internet masih sangat sedikit. Oleh karena itu, Wikimedia Indonesia berdedikasi untuk menyebarkan pengetahuan dalam Bahasa Indonesia dan bahasa lainnya yang dipertuturkan di Indonesia secara bebas dan gratis. Salah satunya kini direalisasikan dengan menjalin kerja sama digitalisasi koleksi tua milik PPKS. Selain penandatanganan MoU, pihak Wikimedia Indonesia juga memberikan pelatihan singkat terhadap peneliti PPKS mengenai pembuatan akun, penulisan dan penyuntingan artikel, serta cara membuat referensi yang benar di situs Wikipedia melalui program WIKILATIH.

Translate »