Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian, Ibu Musdhalifah Machmud, berkunjung ke Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Jumat 1 Februari 2019. Kunjungan ini dalam rangka memenuhi undangan PPKS sebagai narasumber pada Rapat Kerja Penelitian (Rakerlit) 2019. Dalam acara ini, Ibu Musdhalifah Machmud mengapresiasi PPKS yang telah konsisten melakukan kegiatan penelitian dan hasilnya telah banyak dinikmati industri minyak sawit nasional, ”Keberhasilan Indonesia menjadi raja industri minyak sawit global tak bisa dilepaskan dari kegiatan riset, termasuk yang dilakukan PPKS sejak berpuluh tahun lalu”, demikian disampaikan dalam sambutannya.

Ibu Musdhalifah Machmud menyampaikan apresiasinya terhadap penelitian PPKS

Ibu Musdhalifah Machmud juga mengapresiasi konsistensi PPKS dalam melayani pekebun rakyat untuk memperoleh bibit unggul. Di 2018, PPKS memegang 28% market share pemasaran bibit unggul kelapa sawit, terbesar dibanding 17 produsen lainnya. Selain itu, road test B50 yang saat ini masih berlangsung berhasil membuka harapan besar untuk mempertahankan kelangsungan industri minyak sawit nasional melalui penyerapan di sektor biodiesel. Produk-produk berbasis teknologi lainnya seperti pupuk hayati, alsintan, dan kosmetik juga telah menjadi bukti peran penting PPKS bagi industri minyak sawit nasional.

Beberapa wacana untuk lebih memberdayakan kegiatan riset PPKS telah dibahas dalam sesi diskusi. Masalah pendanaan yang sering kali menjadi kendala dalam kegiatan riset dapat diberikan solusi dengan komitmen pendanaan dari pemerintah, namun dengan syarat terdapat grand design kegiatan riset yang memiliki strategi, perencanaan, dan target yang jelas dalam jangka panjang. PPKS juga dimungkinkan mendapat peran yang lebih strategis untuk turut menentukan arah dan strategi riset yang didanai oleh BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit).

Translate »