Sumber Daya Manusia
| Sebagai lembaga penelitian, PPKS didukung oleh 56 staf peneliti termasuk 15 orang sarjana S3 dan 41 orang sarjana S2 dan S1 dengan berbagai spesialisasi. Para peneliti membentuk kelompok-kelompok peneliti (kelti) yaitu - Kelti Pemuliaan Tanaman - Bioteknologi Tanaman, - Kelti Tanah dan Agronomi, - Kelti Proteksi Tanaman, - Enjinering dan Lingkungan, - Kelti Pengolahan Hasil dan Mutu, dan - Kelti Sosio Tekno Ekonomi. | |||||||||
![]() |
| ||||||||
Dr. Ir. Witjaksana Darmosarkoro, MS mendapatkan gelar sarjana dan magister sains (S1 dan S2) dari Institut Pertanian Bogor. Gelar doktoral (S3) diperoleh dari Iowa State University, USA pada tahun 1997 dalam Bidang Budidaya Tanaman dengan Spesialisasi kesuburan lahan dan pemupukan kelapa sawit. Sejak November 2004 menjabat sebagai Direktur Pusat Penelitian Kelapa Sawit sampai dengan saat ini. | |||||||||
![]() |
| ||||||||
| Dr. Ir. Luqman Erningpraja, MS mendapatkan gelar sarjana pertanian (jurusan Ekonomi Perusahaan Departemen Sosial Ekonomi Pertanian) pada tahun 1983 dari Institut Pertanian Bogor. Pendidikan S2 (jurusan Agronomi) ditempuh di universitas yang sama dan selesai pada tahun 1991 dengan gelar Magister Sains (MS). Pendidikan doktoral (S3) jurusan Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan juga ditempuh di Institut Pertanian Bogor dan diselesaikan pada tahun 2001. Sejak Februari 2005 menjabat sebagai Kepala Bidang Penelitian Pusat Penelitian Kelapa Sawit sampai dengan saat ini. | |||||||||
![]() |
| ||||||||
Dr. Ir. A. Razak Purba, MS menyelesaikan pendidikan S1 dengan gelar sarjana agronomi pada 1983 dari Fakultas Pertanian – Institut Pertanian Bogor. Tahun 1987 menempuh pendidikan S2 dalam Program Agronomi/Pemuliaan Universitas Gajah Mada dan mendapatkan gelar MS-nya pada tahun 1990. Selanjutnya, pada 1997 diberi kesempatan menempuh program doctor dalam ilmu pemuliaan tanaman pada Ecole Nationale Superieure Agronomique de Montpellier (ENSA-M) Perancis. Pendidikan S3 diselesaikannya pada tahun 2000 dengan gelar Ph.D. Sejak Februari 2005 menjabat sebagai Kepala Satuan Usaha Strategis Pusat Penelitian Kelapa Sawit sampai dengan saat ini. | |||||||||
![]() |
| ||||||||
Dr. Ir. Hasril Hasan Siregar, MS mendapatkan gelar sarjana, magister, dan doktoral (S1,S2, dan S3) dari Institut Pertanian Bogor. Gelar doktoral (S3) diperoleh pada tahun 2003 dalam Bidang Budidaya Tanaman, Analisis Iklim & Lahan dengan Spesialisasi Agroklimatologi. | |||||||||
![]() |
| ||||||||
| Ir. Sugiyono, MSc mendapat gelar sarjana pertanian jurusan Ilmu-Ilmu Tanah pada 1978 dari Institut Pertanian Bogor. Pendidikan S2 jurusan Kesuburan Tanah ditempuh di Ghent State University , Belgia pada tahun 1988 dengan gelar Master of Science (MSc). Sejak Februari 2005 menjabat sebagai Kepala Bidang Usaha Pusat Penelitian Kelapa Sawit sampai dengan saat ini. | |||||||||
![]() |
| ||||||||
Edy Suprianto, SP, MSc mendapatkan gelar sarjana pertanian (Jurusan Budidaya Pertanian) pada tahun 1998 dari Institut Pertanian Bogor dan mendapat gelar pasca sarjana Goerge-August University Goettingen - Germany . | |||||||||
![]() |
| ||||||||
Dr. Ir. A. Razak Purba, MS menyelesaikan pendidikan S1 dengan gelar sarjana agronomi pada 1983 dari Fakultas Pertanian – Institut Pertanian Bogor. Tahun 1987 menempuh pendidikan S2 dalam Program Agronomi/Pemuliaan Universitas Gajah Mada dan mendapatkan gelar MS-nya pada tahun 1990. Selanjutnya, pada 1997 diberi kesempatan menempuh program doctor dalam ilmu pemuliaan tanaman pada Ecole Nationale Superieure Agronomique de Montpellier (ENSA-M) Perancis. Pendidikan S3 diselesaikannya pada tahun 2000 dengan gelar Ph.D. Sejak Februari 2005 menjabat sebagai Kepala Satuan Usaha Strategis Pusat Penelitian Kelapa Sawit sampai dengan saat ini. | |||||||||
![]() |
| ||||||||
Ir Yurna Yenni mendapatkan gelar sarjana pertanian, jurusan Budidaya Pertanian, bidang Pemuliaan Tanaman pada tahun 1997 dari Universitas Sumatera Utara, Medan | |||||||||
![]() |
| ||||||||
| Ir. Sujadi mendapatkan gelar Sarjana Pertanian, jurusan Budidaya Pertanian, Program Studi Pemuliaan Tanaman pada tahun 2000 dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. | |||||||||
![]() |
| ||||||||
![]() |
| ||||||||
| Nanang Supena, SP mendapatkan gelar Sarjana Pertanian, Program Studi Pemuliaan Tanaman dari Universitas Agricultural Bogor | |||||||||
![]() |
| ||||||||
![]() |
| ||||||||
Heri Santoso, SP mendapatkan gelas Sarjana Pertanian (Jurusan Ilmu Tanah) pada tahun 2000 dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. | |||||||||
| | |||||||||
![]() |
| ||||||||
| Dr. Yohannes M. Samosir mendapatkan gelar Ph.D (S3) dari The University of Queensland, Australy | |||||||||
![]() |
| ||||||||
| Diana Larasati Ginting, SSi mendapatkan gelas Sarjana Pertanian, Bidang Tissue Culture | |||||||||
![]() |
| ||||||||
Retno Dyah Setyowati, SSi, mendapatkan gelar Sarjana Pertanian, dari Universitas Sumatera Utara, Medan. | |||||||||
- Login to post comments





















