Perkebunan kelapa sawit yang baik ditandai dengan produktivitas Tandan Buah Segar (TBS) yang terjamin kualitas dan kuantitasnya. Hal tersebut dapat dicapai apabila pemilihan benih unggul diperoleh dari produsen resmi, salah satunya Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS). Program pengembangan bahan tanaman di PPKS telah teruji menghasilkan benih kelapa sawit dengan kualitas unggul. Hal ini membuat PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA), perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan dan pabrik kelapa sawit, tertarik menjalin kerja sama dengan PPKS terkait bahan tanaman. Untuk merealisasikan rencana kerja sama tersebut, PT BGA mengutus perwakilannya berkunjung ke PPKS pada Jumat, 25 Oktober 2019.

Diskusi rencana kerja sama antara Tim Peneliti PPKS dan Tim PT BGA

Areal perkebunan PT BGA meliputi Provinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Riau. PT BGA sendiri telah menerapkan praktik standarisasi operasional sesuai prinsip dan kriteria Roundtable On  Sustainable Palm Oil (RSPO). Mohammad Zazali, Perwakilan PT BGA, menyebutkan, beberapa varietas PPKS di kebun PT BGA memiliki produktivitas (yield) di atas rerata potensi standar PPKS. Selama 3 tahun terakhir, produktivitas dari blok kebun yang ditanami kecambah asal PPKS terus meningkat meskipun sedang dalam musim kering. Namun, belum ada bukti ilmiah varietas yang dimaksud tahan terhadap kondisi lingkungan yang tidak optimal. Oleh karena itu, PT BGA berminat untuk bekerja sama dengan PPKS pengujian material PPKS di beberapa areal marginal PT BGA dan juga pengembangan tanaman kultur jaringan. PPKS menyambut baik tawaran tersebut yang tentunya akan menjadi peluang baru untuk perakitan material dengan karakter yang lebih adaptif pada lahan-lahan marginal.

Penulis: CMD

 

Translate »