• Melayani sejak 1916 Merupakan lembaga yang telah sejak lama mengabdi dalam riset perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Berkomitmen untuk kemajuan industri perkelapasawitan di Indonesia. Hingga kini konsisten melayani perkebunan rakyat, perkebunan negara dan swasta nasional.
  • Menghasilkan benih berkualitas dari hasil penelitian mendalam Dihasilkan dari plasma nutfah terpilih melalui program pemuliaan yang telah memasuki siklus ketiga. Menghasilkan berbagai varietas dengan keunggulan spesifik.
  • Sepenuh hati melayani rakyat Mempersiapkan kebutuhan bibit berkualitas dengan harga terjangkau. Memberikan layanan purna jual yang memuaskan.
  • Memberikan hasil yang optimal bagi perkebunan Anda Terus menghasilkan varietas yang mengacu pada misi 35 - 26 (35 ton TBS/ha/tahun dan rendemen 26%)
  • Menghasilkan minyak yang berkualitas Inovasi varietas dari masa ke masa diarahkan pada peningkatan kualitas minyak sawit.
  • Menghadirkan keseragaman dengan hasil memuaskan Klon kelapa sawit komersial pertama di Indonesia melalui teknik kultur jaringan.
  • Didukung fasilitas penelitian yang mutakhir Mendukung kebutuhan penelitian dasar dan terapan untuk memberikan pelayanan terbaik.
  • Siap mendukung kelapa sawit lestari Menghasilkan teknologi yang ramah lingkungan untuk mendukung perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.
Produk Perlindungan tanaman

Feromonas

feromonasFeromonas merupakan feromon agregat yang berhasil dikembangkan oleh PPKS dalam pengendalian hama Oryctes rhinoceros di perkebunan kelapa sawit. Feromonas merupakan feromon sintetik berbahan aktif Ethyl 4 Methyl Octanoate yang mampu memerangkap kumbang O. rhinoceros jantan maupun betina. Produk ini disediakan dalam kemasan plastik berpori yang berisi 1 ml per sachet yang dapat bertahan selama 2-3 bulan di lapangan. Dengan dosis pemakaian 1 feromonas/2 Ha.

 
 
 
 
File:
Petunjuk penggunaan Feromonas
Tanggal 2012-03-20 Filesize 1.58 MB Download 2141
 

Rhynchomonas

rhyncomonasRhynchomonas merupakan feromon agregat yang berhasil dikembangkan oleh PPKS dalam pengendalian hama Rhynchophorus spp. di perkebunan kelapa sawit. Rhynchomonas merupakan feromon sintetik berbahan aktif Ethyl 4 Methyl 5 Nonanol yang mampu memerangkap kumbang Rhynchophorus spp.

Cara pemasangan hampir sama dengan pemasangan Feromonas, dengan dosis pakai 1 Rhynchomonas untuk 2 Ha.

 
 
 
 
 

MARFU - P

marfu-p-2Biofungisida yang bersifat agen antagonis terhadap penyakit Ganoderma boninense. Marfu-P berbahan aktif konidia dan klamidospora Trichoderma koningii, dapat menekan G. boninense di lapangan dan dapat diaplikasikan pada saat proses pindah tanam di pembibitan dan dianjurkan untuk tindakan preventif. Aplikasi di lubang tanam sebanyak 400 gram/lubang tanam.

 

 
 
 
 
Marfu-P
Tanggal 2012-03-20 Filesize 574.82 KB Download 1082
 

Mycorix Plus

Mycorix Plus merupakan produk terbaik untuk tanaman kelapa sawit yang merupakan formulasi campuran dari beberapa mikroba-mikroba tanah unggul seperti fungi mikoriza arbuskular, bakteri antagonis Ganoderma boninense, bakteri penambat nitrogen dan bakteri penghasil fitohormon yang bekerja secara sinergis sebagai pembenah tanah dan pengendali patogen G. boninense. Produk ini dikembangkan oleh PPKS bekerjasama dengan Balai Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Serpong.

Bahan aktif Mycorix PlusTM terdiri dari:

  • Lima jenis fungi mikoriza arbuskular (spora dan hifa) dengan kerapatan spora 250-300 per 10 gram
  • Bakteri Bacillus sp., Lactobacillus sp. dan Corynebacterium sp. dengan kerapatan 108 CFU
  • Jamur Trichoderma harzianum dengan kerapatan 108 CFU

Manfaat Mycorix PlusTM diantaranya:

  • Meningkatkan pertumbuhan akar dan bulu akar
  • Meningkatkan penyerapan hara makro (N, P dan K) dan hara mikro (Zn, Cu, Mo, Ca)
  • Meningkatkan ketahanan terhadap patogen Ganoderma
  • Meningkatkan ketahanan terhadap kekeringan, keracunan logam berat
  • Mengurangi kebutuhan pupuk kimia
  • Meningkatkan kestabilan agregat tanah
  • Meningkatkan kesuburan tanah
  • Meningkatkan pertumbuhan tanaman
  • Meningkatkan produktivitas tanaman
  • Meningkatkan adaptasi tanaman pada lahan marjinal

Dosis Mycorix PlusTM:

  • 30 g per polibeg pre-nursery
  • 100 g per polibeg main-nursery
  • 1 kg per lubang tanam di lapangan
 
Mycorix Plus
Tanggal 2012-03-20 Filesize 260.79 KB Download 941
 

Qu Meta

Produk ini diformulasikan dalam bentuk tepung (dust) dengan kandungan spora Metarrhizium anisopliae sebanyak 106 spora/g. Proses infeksi M. anisopliae dimulai dengan pembentukan bintik hitam pada kutikula larva kumbang yang kemudian diikuti dengan kemunculan miselium berwarna putih. Pada akhir infeksi, larva Oryctes akan mengering dan mengandung spora yang berwarna hijau kebiruan.

 

Donazol

Donazol merupakan produk bioinsektisida dengan bahan aktif virus Multiple Nucleo Polyhedral Virus (MNPV) untuk pengendalian ulat api Setothosea asigna dan Setora nitens. Ulat api S. asigna dan S. nitens yang terinfeksi virus akan mengalami kematian dengan gejala penyakit susu (Milky disease).

 

Dyceps

Dyceps merupakan bioinsektisida berbahan aktif jamur Cordyceps militaris yang dapat digunakan untuk pengendalian ulat api. Jamur ini dapat menyebabkan kematian kepompong (pupa) ulat api. Pupa akan terinfeksi setelah 30 – 50 hari pada suhu rata-rata 25oC. Gejala pupa terinfeksi oleh Cordyceps yaitu adanya rhizomorph berwarna putih dan adanya perithesia dengan askus berwarna kuning kemerahan pada permukaan luar pupa. Perkembangan Cordyceps selanjutnya dapat dilihat pada bagian permukaan abdomen pupa yang mengeras, muncul tunas-tunas kecil yang berwarna keputihan. Tunas-tunas kecil ini adalah koremi yang dapat berkembang menjadi bercabang-cabang dan membentuk tangkai-tangkai yang berbentuk silindris.


1. Feromonas

            Feromonas merupakan feromon agregat yang berhasil dikembangkan oleh PPKS dalam pengendalian hama Oryctes rhinoceros di perkebunan kelapa sawit. Feromonas merupakan feromon sintetik berbahan aktif Ethyl 4 Methyl  Octanoate yang mampu memerangkap kumbang O. rhinoceros jantan maupun betina. Produk ini disediakan dalam kemasan plastik berpori yang berisi 1 ml per sachet yang dapat bertahan selama 2-3 bulan di lapangan. Dengan dosis 1 feromonas/2 Ha.

Description: http://kliniksawit.com/images/stories/Biopest/feromonas.png

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar kemasan Feromonas

 

 

2. Rhynchomonas

            Rhynchomonas merupakan feromon agregat yang berhasil dikembangkan oleh PPKS dalam pengendalian hama Rhynchophorus spp. di perkebunan kelapa sawit. Rhynchomonas merupakan feromon sintetik berbahan aktif Ethyl 4 Methyl 5 Nonanol yang mampu memerangkap kumbang  Rhynchophorus spp..

 

Description: RHYNCHOMONAS-plastik2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar kemasan Rhynchomonas

 

            Cara pemasangan hampir sama dengan pemasangan Feromonas, dengan dosis pakai 1 Rhynchomonas untuk 2 Ha.

 

3. MARFU - P

            Biofungisida yang bersifat agen antagonis terhadap penyakit Ganoderma boninense. Marfu berbahan aktif konidia dan klamidospora Trichoderma koningii, dapat menekan G. boninense di lapangan dan dapat diaplikasikan pada saat proses pindah tanam di pembibitan dan dianjurkan untuk tindakan preventif. Aplikasi di lubang tanam sebanyak 400gram/lubang tanam.

Description: marfu-p biopestisida trichoderma koningii untuk ganoderma

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar kemasan MARFU-P

 

 

4. Myrorix Plus

            Mycorix Plus merupakan produk terbaik untuk tanaman kelapa sawit yang merupakan formulasi campuran dari beberapa mikroba-mikroba tanah unggul seperti fungi mikoriza arbuskular, bakteri antagonis Ganoderma boninense, bakteri penambat nitrogen dan bakteri penghasil fitohormon yang bekerja secara sinergis sebagai pembenah tanah dan pengendali patogen G. boninense. Produk ini dikembangkan oleh PPKS bekerjasama dengan Balai Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Serpong.

 

Bahan aktif Mycorix PlusTM terdiri dari:

  • Lima jenis fungi mikoriza arbuskular (spora dan hifa) dengan kerapatan spora 250-300 per 10 gram
  • Bakteri Bacillus sp, Lactobacillus sp dan Corynebacterium sp dengan kerapatan 108 CFU
  • Jamur Trichoderma harzianum dengan kerapatan 108 CFU

 

Manfaat Mycorix PlusTM diantaranya:

  • Meningkatkan pertumbuhan akar dan bulu akar
  • Meningkatkan penyerapan hara makro (N, P dan K) dan  hara mikro (Zn, Cu, Mo, Ca)
  • Meningkatkan ketahanan terhadap patogen Ganoderma
  • Meningkatkan ketahanan terhadap kekeringan, keracunan logam berat
  • Mengurangi input pupuk kimia
  • Meningkatkan kestabilan agregat tanah
  • Meningkatkan kesuburan tanah
  • Meningkatkan pertumbuhan tanaman
  • Meningkatkan produktivitas tanaman
  • Meningkatkan adaptasi tanaman pada lahan marjinal

 

Dosis Mycorix PlusTM:

  • 30 g per polibeg pre-nursery
  • 100 g per polibeg main-nursery
  • 1 kg per lubang tanam di lapangan
 
  • Pembangunan Laboratorium Mini Kultur Embrio Kelapa Kopyor

    Januari 2013

    Proyek pengembangan kelapa kopyor PPKS terus berlari kencang. Setelah pengiriman dan penanaman embrio pertamanya pada April 2012, kini PPKS juga telah menyelesaikan pembangunan laboratorium mini kultur embrio kelapa kopyor di areal kebun Cikumpay... selengkapnya

  • Membuka Wawasan Mengenai Industri Kelapa Sawit Melalui Education Care on Palm Oil 2012

    Oktober 2012

    Education Care on Palm Oil 2012 (ECPO-2012) diselenggarakan bersamaan dengan kegiatan EXPO PPKS dan Petani Gathering yang merupakan rangkaian kegiatan HUT PPKS ke-96. Kegiatan ECPO 2012 bertemakan " Peduli Kelapa Sawit Bagi Generasi Muda"... selengkapnya

  • IOPRI EXPO HUT PPKS KE-96

    September 2012

    Sebagai Pusat Unggulan Inovasi, PPKS terus melakukan penelitian dan pengembangan produk-produk seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kemajuan perkelapasawitan. PPKS berupaya membuka diri seluas-luasnya kepada... selengkapnya

  • Kegiatan Petani Gathering dalam Rangka HUT PPKS ke-96

    September 2012

    Pekebun rakyat merupakan unsur penting dalam pengembangan industri kelapa sawit di Indonesia. Oleh karena itu dalam rangkaian peringatan HUT PPKS ke-96, pada tanggal 12 s.d 13 September, PPKS menyelenggarakan kegiatan Petani Gathering. Dalam... selengkapnya

  • Happy 96th anniversary, PPKS

    Juni 2012

    Tepat pada tanggal 26 September 2012, Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) merayakan hari jadinya yang ke-96. Serangkaian kegiatan peringatan HUT PPKS ke-96 itu sendiri telah dimulai jauh sebelumnya, yitu sejak tanggal 31 Agustus 2012... selengkapnya

  • Sosialisasi Bahan Tanaman Unggul Kelapa Sawit melalui Program Sawit untuk Rakyat (Prowitra) di Provinsi Aceh

    Juni 2012

    Pada tanggal 4-9 Juni 2012, tim Prowitra melakukan kunjungan yang ke-10 kalinya di bumi serambi mekah (Aceh). Tujuan kunjungan kali adalah melakukan sosialisasi mengenai bahan tanaman unggul kelapa sawit dan kultur teknis pada tahapan.. selengkapnya

  • Kegiatan Prowitra dan Desa Binaan di Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat

    Juni 2012

    Sebagai bentuk kepedulian PPKS terhadap pembangunan industri kelapa sawit yang berkelanjutan, maka disusun suatu kegiatan edukasi kepada pekebun kelapa sawit rakyat. Bentuk edukasi tersebut diwujudkan melalui Program Sawit Rakyat (Prowitra) dan.. selengkapnya

  • PPKS Kembangkan Kultur Embrio Kelapa Kopyor

    Mei 2012

    PPKS menunjukkan keseriusannya dalam usaha pengembangan kopyor di Indonesia. Hal ini diawali dengan kunjungan manajemen PPKS ke Direksi PTPN VIII di bulan November 2011 untuk inisiasi awal kerjasama operasional (KSO) kebun.. selengkapnya

  • In House Training : Penulisan dan Kiat Menembus Jurnal Nasional dan Internasional

    Mei 2012

    Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Indonesia berkomitmen untuk melahirkan penelitian-penelitian aktual kelapa sawit yang tertuang dalam berbagai artikel dalam jurnal nasional maupun internasional. Hasrat peneliti untuk menulis.. selengkapnya

  • The 3rd International Conference and Exhibition of Palm Oil (ICEPO) 2012

    Mei 2012

    Diselenggarakan selama 3 hari pada tanggal 9 s.d 11 Mei 2012 di Jakarta Convention Centre, ICEPO 2012 mengangkat tema "Palm Oil Industry for Planet and Prosperity". Seminar dihadari oleh ± 600 peserta yang berasal dari kalangan pengusaha.. selengkapnya

  • Tanggap Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) Kelapa Sawit Asia dan Nasional

    Maret 2012

    Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) bekerjasama dengan Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) mengkoordinir kegiatan Harmonisasi Technical Guidelines (TG) Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) kelapa sawit.. selengkapnya

  • Penandatanganan MoU Kerjasama PPKS dengan BSP

    Maret 2012

    Pada tanggal 1 Maret 2012, bertempat di kantor Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, telah dilakukan penandatanganan MoU kerjasama penelitian antara PPKS dengan Bakrie Sumatera Plantation (BSP). Penandatanganan MoU tersebut dihadiri.. selengkapnya

  • 95 Tahun Pengabdian PPKS untuk Sawit Indonesia

    September 2011

    Pada 26 September 2011, Pusat Penelitian Kelapa Sawit memperingati hari lahirnya cikal bakal institusi PPKS yang ke 95. Peringatan ulang tahun ini dijadikan sebuah momentum untuk meningkatan semangat dalam memberikan kontribusi yang terbaik untuk.. selengkapnya

  • PPKS Selenggarakan Pertemuan Teknis Kelapa Sawit 2011

    Oktober 2011

    Pada 4 s.d. 6 Oktober 2011, Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) telah berhasil menyelenggarakan Pertemuan Teknis Kelapa Sawit (PTKS) di Ballrom Grand Galaxy, Hotel Planet Holiday, Batam. Event dua tahunan ini merupakan forum ilmiah yang.. selengkapnya

  • Workshop Somatic Embryogenesis antar Pusat Penelitian Lingkup PT. Riset Perkebunan Nusantara

    Oktober 2011

    Workshop Somatic Embryogenesis (SE) diselenggarakan di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, Jember, Jawa Timur pada tanggal 29 September 2011 s/d 02 Oktober 2011 yang lalu merupakan kegiatan antar Puslit di bawah lingkup PT. RPN. Kegiatan ini berisi.. selengkapnya

  • Penunjukan PPKS sebagai Pusat Unggulan IPTEK

    Desember 2011

    Pada usianya yang genap 95 tahun, PPKS kian menorehkan banyak prestasi. Pada 19 Desember 2012, PPKS menjadi satu-satunya Pusat Penelitian dan Pengembangan yang ditetapkan sebagai Pusat Unggulan IPTEK dari Kementerian Ristek dan.. selengkapnya