Today : 23 Feb 2012
Kerjasama PPKS dan Solidaridad
26 Mei 2011- Lembaga penelitian kelapa sawit terkemuka di Indonesia, Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) yang di tingkat internasional dikenal sebagai Indonesian Oil Palm Research Institute (IOPRI, hari ini menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding, MOU) dengan Solidaridad Network, sebuah organisasi non-pemerintah berkantor pusat di Belanda yang khusus menghubungkan pengguna akhir produk pertanian dan petani kecil (smallholders) dalam bidang pelatihan di berbagai negara.
MOU yang ditandatangani itu dimaksudkan untuk menggabungkan pengalaman PPKS dalam bidang pengembangan industri kelapa sawit dan pelatihan petani kecil dengan pengalaman yang banyak di tingkat internasional yang dimiliki Solidaridad Network dalam meningkatkan taraf hidup petani kecil di daerah pedesaan dimana kemiskinan banyak ditemukan.
Dr Witjaksana Darmosarkoro, Direktur PPKS mengatakan “PPKS telah dan terus mengembangkan produk dan layanan berbasis pengetahuan melalui penelitian yang ekstensif yang sering memerlukan sumber daya yang besar dan waktu yang panjang. Sejumlah paket teknologi tersedia di PPKS untuk mendukung pengembangan industri kelapa sawit. PPKS juga terus meningkatkan program pelayanan untuk membantu petani kecil (smallholders). Hal ini sejalan dengan tuntutan kebutuhan petani kecil yang mengelola sekitar 40% dari total hampir 8 juta ha perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Ini merupakan peluang besar untuk mengentaskan kemiskinan melalui program bantuan kepada petani kecil. Kita perlu meningkatkan kapasitas dan kemampuan mereka untuk menggunakan teknologi yang sesuai untuk membuat kebun kelapa sawit mereka berkesinambungan (sustainable).”
Dr. Darmosarkoro menambahkan: “Solidaridad mempunyai sejarah panjang dalam berbagai komoditas pertanian, membantu pentani kecil di berbagai belahan dunia – seperti teh, kopi, kedelai dan tebu. Kami mengharapkan kerjasama dan dukungan Solidaridad terhadap pemerintah Indonesia khususnya dalam program pengembangan petani kecil. Saya yakin bahwa kerjasama dengan Solidaridad ini akan memperkuat kapasitas PPKS dalam berkontribusi lebih banyak lagi pada penguatan petani kecil kelapa sawit. Dalam MOU ini, PPKS dan Solidaridad telah mengidentifikasi ruang lingkup kerja kolaborasi. Dalam waktu dekat, kami akan mengembangkan program dan kegiatan kerjasama untuk implementasi MOU tersebut”.
Jan Maarten Dros, Kepala Agri-Commodities Solidaridad Network menjelaskan: “Kami sangat senang dapat bekerjasama dengan PPKS untuk membantu petani kecil di Indonesia. Jika dikembangkan dan dikelola dengan baik, kelapa sawit dapat berperan penting mengentaskan kemiskinan di pedesaan, daerah yang masih banyak kemiskinan di Indonesia. PPKS memiliki pengalaman yang banyak dalam bidang pelatihan petani kecil, dan kami berharap nantinya juga mengikutsertakan perkebunan besar dan pemerintah Indonesia dalam membantu petani kecil kelapa sawit di Indonesia”.
MOU ini bertujuan untuk mendukung petani kecil dalam mengembangkan sistem produksi yang berkelanjutan, pengolahan dan perdagangan minyak sawit dan produk turunannya, tukar menukar pengalaman secara sukarela, pelatihan petani kecil, dan praktek pertanian terbaik. MOU ini juga diharapkan mengembangkan sayap PPKS dan Solidaridad untuk bekerjasama dengan institusi dan kelompok internasional dalam menyikapi berbagai tantangan terkait pengembangan pedesaan dan peningkatan luaran petani kecil dan menjabarkan hal-hal tersebut pada program selanjutnya di masa depan.



