* Penggunaan kacangan penutup tanah Mucuna bracteata pada pertanaman kelapa sawit * Benih palsu kelapa sawit yang menyengsarakan petani
* Pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit sebagai media tumbuh jamur edibel | Penggunaan kacangan penutup tanah Mucuna bracteata pada pertanaman kelapa sawit | Subronto dan I. Y. Harahap |
Penutup tanah Legume Cover Crops (LCC) yaitu campuran antara Calopogonium mucunoides, Pueraria phaseoloides dan Centrosema pubescens dikenal sebagai penutup tanah yang tidak tahan naungan, berdasarkan pengaruhnya terhadap kesuburan tanah ternyata kacangan penutup tanah Mucuna bracteata memenuhi syarat sebagai penutup tanah selain LCC. Tanaman ini penghasil bahan organik yang tinggi dan akan sangat bermanfaat jika ditanam di daerah yang sexing mengalami kekeringan dan pada areal yang rendah kandungan bahan organiknya. Nilai nutrisi dalam jumlah serasah yang dihasilkan pada naungan sebanyak 8,7 ton dan di daerah terbuka sebanyak 19,6 ton. Jumlah ini sama dengan 263 kg dan 531 kg (NPKMg dengan 75-83 % N). Sedangkan Pueraria japonica hanya menghasilkan 4,8 ton serasah yang ekuivalen dengan 173 kg (NPKMg). Kandungan karbon, total P, K tertukar dan KTK dalam tanah yang ditumbuhi M. bracteata meningkat sangat tajam dibanding dengan lahan yang ditumbuhi gulma. | Benih palsu kelapa sawit yang menyengsarakan petani | Isu penggunaan bahan tanaman kelapa sawit yang diperoleh dari sumber benih tidak resmi atau lazim disebut benih palsu bukan hal yang luar biasa terdengar dan bahkan menurut beberapa sumber ditengarai bahwa peredaran benih palsu saat ini lebih dari 30 % dari seluruh benih yang ada di pasaran. Kondisi ini sangat memprihatinkan semua pihak, terutama bagi pihak petani sebagai pengguna dan produsen benih resmi. Petani dan produsen benih resmi merupakan dua pihak yang terkena dampak langsung dari peredaran benih palsu yang kian marak ini. Dengan menggunakan benih palsu maka pendapatan rata-rata petani per bulan hanya sekitar Rp 80 ribu atau hanya 17 % dibandingkan menggunakan benih asli, sehingga jangan harap dapat menyisihkan dana untuk peremajaan kebunnya, untuk dapat menutupi biaya hidup bulanan pun jauh panggang dari api. | Pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit sebagai media tumbuh jamur edibel | Pemanfaatan tandan kosong kelapa sawn sebagai mulsa selain menambah bahan organik ke dalam tanah juga mempunyai dampak positif, yaitu menjadi substrat jamur edibel. Hasil survei menunjukkan jamur edibel yang tumbuh pada tandan kosong kelapa sawit merupakan jamur merang (Volvariella volvaceae) dan jamur tiram (Pleurotus sp) dengan produktivitas yang rendah. Prospek budidaya kedua jamur pada tandan kosong kelapa sawit ini sangat baik karena substrat tandan kosong kelapa sawit tersedia sangat melimpah setiap tahunnya, secara alamiah sudah mampu tumbuh pada tandan kosong kelapa sawit, dan sudah ada teknologi budidayanya |
|
|
|